h a

h a

Minggu, Juni 09, 2013

pengalaman pribadi naik kendaraan umum


Udah pada tau belum kalau di
bogor kereta api batas
operasinya cuma sampe jam 8
malam aja? nah kali ini gue mau cerita pengalaman gue yang salah salah naik Kereta Api Listrik.

Bukan salah jurusan sih, tapi
salah naik kereta alias naik
kereta api hantu....waktu itu
gue baru pulang dari kampus
ada praktikum dari jam 6 sampai jam 8 malam, selesai
praktikum gue gak langsung
pulang tapi nyari makan dulu.

Baru jam 8.40 an gue pulang
ke stasiun. Soalnya rumah gue
di daerah Bogor dan kampus gue di Depok. Waktu itu
suasana stasiun agak sepi, gue
cuek aja, lagi nungguin kereta
api eh gue ampe
ketiduran....gak berapa lama
gue kebangun karena ada suara berisik yang ternyata
kereta datang. Yang gue
bingung kok di stasiun tinggal
gue sendiri… Eh di depan gue ada kereta api
warna hijau... dan emang
yang gue tau kereta api ini
yang terakhir ke bogor...nah
gue langsung aja naik, cuma
suasana kereta apinya agak beda, gue ngeliat ada kesan
kuno.... pas pintu kereta di tutup gue
langsung nyari tempat
duduk...dan yg anehnya kok
semua orang duduknya malah
saling jauh jauhan dan
semuanya ngerunduk...kayak buang muka gitu.
Akhirnya gue ngeliat ada
tempat duduk kosong deket
pintu keluar kereta. Gue
duduk di samping mas-mas
yang kepalanya nunduk ke bawah...yg bisa gue liat cuma
samping pipi kirinya aja.
Sambil megang tas kuliah gue
santai aja dan gak merhatiin
sekitar gue lagi....nah baru
jalan 10 menit,gue ngeliat kok udah di stasiun yang pengen
gue turun,padahal jaraknya
harusnya 1/2 jam’anlah.... Nah pas gue mau berdiri ini
kereta gak berhenti kontan
aja gue panik, gimana sih,
masa berhentinya cuma
sebentar gak ngasih
kesempatan penumpang untuk turun..dan lo tau? si
mas-mas yg duduk di samping
gue berdiri sambil megang
bahu gue,baru deh tuh
keliatan mukanya yg serem
abis....setengah tulang dan blepotan sama kulit yang
nyangkut dan gak merata
lagi..

Dia bilang, "mas ini kereta
hantu jurusan ke neraka,salah
naik kereta ya" kata si mas
masnya sambil senyum... sontak gue kaget banget baca
ayat qursy sambil teriak-
teriak mukul-mukul badan
kereta dan akhirnya kereta
berhenti sendiri...pintu
kebuka.....pas gue turun locat,keretanya hilang
sendiri...dan gue udah jauh di
bawa sampe daerah yang gak
gue tau, Karena saking
kagetnya gue sempet pingsan
dan ditolong sama petugas keamanan kereta pas gue
sadar dan ketemu sama orang
sekitar,ternyata gue udah di
lawang gintung,stasiun
lama....

Cara Meningkatkan Pertahanan Nasional

Pertahanan  Nasional merupakan gambaran suatu negara yang berisi tentang keuletan dan ketangguhan dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan,hambatan dan ancaman baik langsung mau pun tidak langsung yang datang dari dalam maupun dari luar negeri tersebut, yang bisa membahayakan integritas, identitas dan kelangsungan hidup bangsa.
Pertahanan Nasional sangat di perlukan oleh negri kita, karena banyaknya  ancaman yang dihadapi yang dapat menyebabkan kondisi dan situiasi negri  kita selalu berubah – ubah. Karena itu pertahanan nasional hrus dibina dan ditingkatkan , sesuai dengan kondisi dan ancaman yang akan dihadapi oleh negeri kita.

Jenis-jenis pertahanan nasional sebagai berikut:
1.    Pertahanan militer untuk menghadapi ancaman militer, dan
2.    Pertahanan nonmiliter/nirmiliter untuk menghadapi ancaman nonmiliter/nirmiliter.

Cara meningkatkan pertahanan nasional secara dinamis  yaitu dengan cara :

1. Mandiri
Ketahanan Nasional harus mandiri supaya tidak tergantung kepada negara lain. Dan tidak gampang putusasa dalam menjalankan tugasnya. Kemandirian (idenpendency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (interdependent).

2. Dinamis
Ketahanan Nasional tidaklah tetap. Ia dapat meningkat atau menurun, tergantung pada situasi dan kondisi bangsa, Negara serta lingkungan strategisnya. Karena itu, upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk pencapaian kondisi kehidupan nasional yang lebih baik.

3. Wibawa
Keberhasioan pembinaan Ketahanan Nasional Indonesia secara lanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan keseimbangan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. Semakin tinggi tingkat Ketahanan Nasional Indonesia semakin tinggi pula nilai kewibawaan dan tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia.

4. Konsultasi dan Kerjasama
Konsepsi Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis, tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik semata, tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif, kerjasama serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan, moral dan kepribadian bangsa.

Pertahanan Nasional juga dapat berjalan dengan baik apabila kita sebagai masyarakat bangsa Indonesia saling bekerja sama untuk mewujudkan negara yang berdaulan adail dan makmur tanpa ada pengecualian dan kita tidak boleh menyimpang dari Ideologi bangsa kita sendiri yaitu pancasila.

Rabu, April 24, 2013

3. Tokoh Wayang Gatot Kaca



Sejarah Singkat Gatotkaca
Raden Gatotkaca putera Raden Wrekiodara yang kedua, ibunya seorang puteri raksasa bernama Dewi Arimbi di Pringgadani.
Waktu dilahirkan Gatotkaca berupa raksasa ; karena sangat saktinya, tidak ada senjata jang dapat memotong tali pusarnya. Kemudian tali pusar itu dapat juga dipotong tetapi sarung senjata Karna jang bernama Kunta, tetapi sarung senjata itu masuk kedalam perut Gatotkaca, dan menambah lagi kesaktiannya.
Dengan kehendak Dewa-Dewa, bayi Gatotkaca itu dimasak sebagai bubur dan diisi dengan segala kesaktian ; karena itu Raden Gatotkaca berurat kawat, bertulang besi, berdarah gala-gala, dapat terbang diawan dan duduk diatas awan jang melintang. Kecepatan Gatotkaca pada waktu terbang diawan sebagai kilat, liar sebagai halilintar.
Kesaktiannya dalam perang, dapat mencabut leher musuhnya dengan digunakan pada saat yang penting.
Gatotkatja diangkat djadi radja di Pringgadani, dan ia disebut kesateria di Pringgadani, karena pemerintahan negara dikuasai oleh keturunan dari pihak perempuan.
Dalam perang Beratajuda Gatotkatja tewas oleh sendjata Kunta Karna jang ditudjukan kepada Gatotkatja, waktu Gatotkatja bersembunji dalam awan. Gatotkatja djatuh dari angkasa mengenai kereta kendaraan Karna hingga hantjur lebur.
Gatotkatja beristerikan saudara misan, bernama Dewi Pregiwa, puteri Raden Ardjuna.
Dalam riwajat, Gatotkatja mati masih sangat muda, hingga sangat disesali oleh sekalian keluarganja.
Gatotkatja bermata telengan (membelalak), hidung dempak, berkumis dan berdjanggut. Berdjamang tiga susun, bersunting waderan, sanggul kadal-menek, bergaruda membelakang, berpraba, berkalung ulur2, bergelang, berpontoh dan berkerontjong, Berkain keradjaan lengkap.
Menurut kata dalang waktu Raden Gatotkatja akan mengawan, diutjapkan seperti berikut:
Tersebutlah, pakaian Raden Gatotkatja jang djuga disebut kesateria di Pringgadani: Berdjamang mas ber-sinar2 tiga susun, bersunting mas berbentuk bunga kenanga dikarangkan berupa surengpati. (Surengpati berarti berani pada adjalnja. Sunting serupa ini djuga dipakai untuk seorang murid waktu menerima ilmu dari gurunja bagi ilmu kematian, untuk lambang bahwa orang jang menerima ilmu itu takkan takut pada kematiannja). Bergelung (sanggul) bentuk supit urang (sepit udang) tersangga oleh praba, berkantjing sanggul mas tua bentuk garuda membelakang dan bertali ulur-ulur bentuk naga terukir, berpontoh nagaradja, bergelang kana (gelang empat segi). Berkain (kampuh) sutera djingga (merah tua), dibatik dengan lukisan seisi hutan, berikat-pinggang tjindai hidjau, bertjelana tjindai biru, berkerontjong suasa bentuk nagaradja, untjal (kain sebai) diberi emas anting.
Ditjeritakan, Raden Gatotkatja waktu akan berdjalan ia berterumpah Padakatjarma, jang berkuasa dapat mengawan tak dengan sajap. Bersongkok Basunanda, walaupun pada waktu panas terik takkan kena panas, bila hudjan tak kena air hudjan. Ditjeritakan Raden Gatotkatja menjingsingkan kain bertaliwanda, ialah kain itu dibelitkan pada badan bagian belakang Raden Gatotkatja segera menepuk bahu dan menolakkanlah kakinja kebumi, terasa bumi itu mengeram dibawah kakinja. Mengawanlah ia keangkasa.
Wajang itu diudjudkan sebagai terbang, jalah didjalankan, dari kanan kekiri, dibagian kelir atas sementara kali, lalu ditjatjakkan, ibarat berhenti diatas awan, dan dalang bertjerita pula:
Tersebutlah Raden Gatotkatja telah mengawan, setiba diangkasa terasa sebagai mengindjak daratan, menjelam diawan biru, mengisah awan dihadapannja dan tertutuplah oleh awan dibelakangnja, samar-samar tertampak ia dipandangan orang. Sinar pakaian Gatotkatja jang kena sinar matahari sebagai kilat memburunja. Maka berhentilah kesatria Pringgadani diawan melintang, menghadap pada awan jang lain dengan melihat kekanan dan kekiri. Setelah hening pemandangan Gatotkatja, turunlah ia dari angkasa menudju kebumi.
Adipati Karna waktu perang Beratajuda berperang tanding melawan Gatotkatja. Karna melepaskan sendjata kunta Widjajadanu, kenalah Gatotkatja dengan sendjata itu diarah pusatnja. Setelah Gatotkaja kena panah itu djatuhlah Gatotkatja dari angkasa mendjatuhi kereta kendaraan Karna, hingga hantjur lebur kereta itu.
Tersebut dalam tjerita, Raden Gatotkatja seorang kesateria jang tak pernah bersolek, hanja berpakaian bersahadja, djauh dari pada wanita.
Tetapi setelah Gatotkatja melihat puteri Raden Ardjuna, Dewi Pregiwa, waktu diiring oleh Raden Angkawidjaja, Raden Gatotkatja djatuh berahi, ketarik hati Gatotkatja lantaran melihat puteri itu bertjambang dan berhias serba bersahadja.
Berubah tingkah Raden Gatotkatja ini, diketahui oleh ibunja (Dewi Arimbi) dengan sukatjita dan menuruti segala permintaan Raden Gatotkatja. Kemudian puteri ini diperisteri Raden Gatotkatja.

2. Cara mengatasi globalisasi


cara-cara menghadapi era globalisasi

1. menyaring budaya-budaya asing yang masuk ke negara kita harus yang sesuai dengan kepribadian bangsa.
2. mencintai atau membeli produk dalam negeri sendiri.
3. meningkatkan produksi dalam negeri agar dapat bersaing dengan produksi negara-negara maju.
4. berusaha mengikuti perkembangan iptek.
5. tidak bergaya hidup bermewah-mewahan.
6. meningkatkan iman dan takwa pada Tuhan YME.

1. Perdukunan di Era Globalisasi



Perdukunan di Indonesia memang sudah lama ada sejak zaman dahulu nenek moyang kita,baik untuk modus mengobati penyakit atau pun untuk memperoleh kekayaan. Perdukunan merupakan suatu praktek yang biasa disebut dengan praktek penipuan secara jalan yang halus,karena mereka melakukan hal tersebut dengan cara merayu sehingga tanpa sadar kita pun bisa mengikuti perkataan apa saja yang telah diucapkannya, maka tidak heran banyak orang yang tertipu oleh praktek perdukunan, Namun seiring dengan maju nya masyarakat kita di Zaman era globalisasi ini hal mengenai perdukunan bisa lebih dicerna oleh pikiran masyarakat zaman sekarang dimana masyarakat kita sekarang lebih kritis tentang hal-hal yang kurang bisa masuk diakal, mereka lebih memilih untuk tidak mengikuti hal ini. Tetapi memang tidak dapat dihindari bahwa ada juga masyarakat kita yang tertipu daya oleh praktek perdukunan, Mereka yang mengikuti ini biasa lebih cenderung memikirkan kehidupan yang hanya ada didunia saja tanpa memikirkan kehidupan di akhirat dimana kehidupan diakhirat tentu saja kehidupan yang kekal abadi. Selain itu  kurangnya ketakutan terhadap Sang Pencipta, keimanan yang berada pada masyarakat kita sangat menurun rasa keagamaan yang kurang kuat dapat membuat orang mudah untuk dipengaruhi untuk mengikuti kegiatan ini. Siapa pun itu sesungguhnya hal ini telah dilarang oleh agama, karena jika didalam agama islam kita sudah percaya terhadap hal seperti perdukunan tentu saja ini merupakan syirik dan syirik itu sangat dibenci oleh ALLAH  dan tentu saja karena sudah menduakan ALLAH dan dosanya tidak akan terampuni, Untuk itu tempuhlah jalan yang  sebaiknya lebih diridhoi oleh ALLAH, jika jalan halal saja ada kenapa harus memilih jalan ini.

Minggu, Maret 17, 2013

Pendidikan Kewarganegaraan(Sofskill part2)

2. upload foto kuliner fav anda.
Resep Gado-gado

Bahan:
·         100 gr kacang panjang/buncis, siangi potong 3 cm
·         150 gr kangkung/bayam, siangi, potong-potong
·         5 lembar kol/sawi putih, potong 3 cm
·         100 gr taoge, buang ujungnya
·         2 buah kentang ukuran besar, rebus, kupas
·         2 butir telur, rebus, kupas, belah jadi 2 atau 4
·         200 gr tempe, potong-potong
·         200 gr tahu, potong-potong
·         Saus Kacang:
·         200 gr kacang tanah, goreng, haluskan
·         250 gr santan kental
·         3 lembar daun jeruk purut
·         1 sdt gula merah, iris
·         2 sdm air asam jawa
·         2 sdm kecap manis
·         Bumbu Halus Untuk Saus Kacang:
·         2 buah cabe merah, buang bijinya
·         5 bh bawang merah
·         3 bh bawang putih
·         1 sdt garam
Cara Membuat:
·         Tempe dan Tahu: Rendam dalam air garam, goreng.Tiriskan.
·         Sayuran : Rebus masing-masing sayuran secara terpisah. Tiriskan.
·         Khusus untuk bayam/kangkung dan taoge rebus sebentar saja kurang lebih 1 – 2 menit. Tiriskan.
·         Saus: Panaskan minyak, tumis bumbu halus bersama daun jeruk purut hingga matang & berbau harum.
·         Tuangi santan, gula merah, garam dan air asam. Didihkan.
·         Kecilkan api, tambahkan kacang tanah halus, masak sampai saus mengental.
·         Tambahkan kecap manis, aduk rata. Angkat. Cicipi, jika perlu tambahkan garam atau gula sesuai selera.
·         Susun semua bahan dalam piring saja. Tuangi saus kacang di atasnya.
·         Santap Gado-Gado dengan kerupuk udang atau mlinjo dan sambal bawang jika suka pedas.

3. Tuliskan pengalaman anda berwisata favorit bersama keluarga.
Minggu lalu saya dan keluarga pergi kesebuah rumah makan yang bernama “Warung Tekko” bertempatan disebualh Pusat perbelanjaan didaerah Lebak Bulus – Jakarta Selatan.
Saya dan keluarga langsung memesan makanan dan minuman yang ada didaftar menu. Sekitar 30 menit menunggu akhirnya makanan yang kami pesan datang juga ke meja makan.
Selesai makan, kami menyempatkan diri untuk berbelanja pakaian dan kebutuhan pokok sehari-hari.

4. Andaikan anda jadi pemimpin diwilayah 2/3 air. Kebijakan apa saja yang akan anda lakukan?
·         Memperbanyak tentara air/angkatan laut.
·         Memperketat daerah perbatasan dengan Negara tetangga.
·         Membuat kebijakan-kebijakan tentang kelautan.

Selasa, Maret 12, 2013

Pendidikan Kewarganegaraan (Softskill)

1. Upload peta Indonesia

provinsi indonesia yang berbatasan dengan negara terluar adalah pulau Alor : berikut adalah gambarnya


8 pulau terluar :
a. Pulau alor
b. Pulau Ararkula
c. Nusa Barung
d. Pulau Batek
e. Pulau Berakit
f. Pulau Batu Goyang
g. Pulau Berhala
h. Pulau Fanildo

Pulau Alor : Kabupaten Alor adalah sebuah kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibukota Alor berada di Kalabahi. Penduduk Alor berjumlah sekitar 177.009 jiwa (2006), sedangkan luasnya adalah 2.864,6 km².
Alor memiliki nama yang pendek hanya empat huruf tetapi keindahan di darat dan di bawah lautnya sangatlah panjang bahkan tak cukup satu minggu untuk menggapainya. Alor begitu penuh kejutan sekaligus mengagumkan mulai dari taman bawah laut, budaya moko, suku tradisional di pegunungan, hingga Al-Quran tertua di Asia Tenggara.
Karang dan biota laut yang mempesona merupakan suguhan wisata andalan Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Kebeningan air laut yang dihuni karang dan ikan warna-warni membuat laut Alor terkenal ke seantero jagat. Taman laut Alor disebut-sebut terbaik kedua di dunia setelah Kepulauan Karibia.